Ratusan ribu umat muslim dari berbagai provinsi di Indonesia dengan khidmat menghadiri Peringatan Haul ke-12 Almarhum KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani di Sekumpul, Martapura, Kalimantan Selatan pada Ahad (2/4/2017) petang.

Ulama kharismatik yang biasa dipanggil Abah Guru Sekumpul tersebut semasa hidupnya adalah pengasuh majelis taklim di komplek Sekumpul, Martapura. Beliau merupakan keturunan ke-8 dari Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, ulama dan cendikiawan yang berpengaruh besar bagi perkembangan Islam di Asia Tenggara pada abad ke-18 Masehi.

Gus Dur Sekumpul

KH. M. Zaini bersama Presiden RI, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.  Foto: Gusdurian.net

Guru Sekumpul merupakan tokoh panutan masyarakat Banjar. Setiap pengajian yang diadakan oleh almarhum, selalu dihadiri oleh ribuan orang. Para pejabat daerah hingga presiden selalu sering bersilaturahim ke kediaman Guru Sekumpul jika berkunjung ke Kalimantan Selatan.

Martapura pun berduka saat Guru Zaini wafat pada tanggal 10 Agustus 2005 silam dalam usia 63 tahun. Makamnya berada di komplek Musholla Ar-Raudhah, Sekumpul.

Untuk menyambut lautan jamaah yang memadati Sekumpul, panitia menambah persiapan baik konsumsi, akomodasi, logistik dan tenaga relawan.

Para jam’ah dari luar kota ada yang datang jauh-jauh hari dan menginap di sekitar lokasi acara. Mereka menginap di puluhan toko kosong yang disediakan panitia serta masjid di seputaran Sekumpul. Tak sedikit juga yang bermalam di rumah kerabat atau hotel setempat.

Tahun ini panitia menyiapkan 3.708 blek beras dan 18.540 kilogram daging untuk dibagikan kepada hadirin, meningkat dari tahun sebelumnya. Konsumsi tersebut diolah di 35 dapur umum yang tersebar di beberapa titik lokasi, sebagaimana yang dituturkan koordinator panitia dan dikutip dari situs Prokal.co. Pasokan bahan makanan tersebut berasal dari panitia, warga dan donatur.

Sebagai catatan, “blek” adalah satuan lokal masyarakat Banjar untuk menimbang gabah atau beras. Satu blek setara kurang lebih 20 liter. Berarti total beras yang dikelola panitia haul sekitar 74 ribu liter beras.

Panitia pun bekerjasama dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Banjar dan aparat kepolisian dalam mengantisipasi membludaknya jamaah. Di antara aksi adalah dengan melakukan rekayasa lalu lintas, pengamanan dan kebersihan.

Menurut data yang kami terima dari Prokal.co, agenda ini melibatkan 7.300 relawan yang ditempatkan di 87 posko yang tersebar di Sekumpul dan di sekitaran rute menuju tempat acara berlangsung.

Rentetan acara pada haul ini adalah pembacaan ayat Al-Qur’an, zikir bersama, dan syair maulid. Turut hadir juga para pejabat, tokoh masyarakat, ulama dan habaib dari penjuru nusantara.


Sumber foto headline: Prokal.co