GONTOR–Gebyar Peringatan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor selama sebulan penuh berjalan lancar dan sukses. Setelah diawali dengan Sujud Syukur bersama Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, di bulan Agustus 2016 lalu, acara peringatan diakhiri dengan Resepsi Kesyukuran di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Senin (19/9) pagi. Pada puncak Peringatan 90 Tahun Gontor ini Presiden Republik Indonesia (RI), Ir. H. Joko Widodo berkenan hadir didampingi Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo, disertai sejumlah menteri dan pejabat negara lainnya.

Di antara para pejabat yang ikut serta ke Gontor mendampingi Bapak Presiden RI tampak Juru Bicara Kepresidenan RI, Johan Budi Sapto Prabowo. Selain itu, turut hadir Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Dr. (HC). H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., Sekretaris Kabinet RI, Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, M.M., Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Puan Maharani, Menteri Agama RI, Drs. H. Lukman Hakim Saifuddin, dan Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. Muhammad Hidayat Nur Wahid, M.A. Tidak ketinggalan Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, S.H., M.Hum., yang meluangkan waktunya hadir kembali bersama Bupati Ponorogo, Drs. H. Ipong Muchlissoni.

Sebelum bersilaturahim dengan seluruh Keluarga Besar Pondok Modern Darussalam Gontor dalam acara Resepsi Kesyukuran 90 Tahun, Bapak Joko Widodo, yang tiba bersama rombongan kepresidenan menggunakan tiga buah helikopter, menyempatkan diri untuk meresmikan Gedung Utama Universitas Darussalam Gontor. Gedung ini difungsikan sebagai pusat kegiatan perkuliahan dan perkantoran. Setelah peresmian, Ia sempat menyalami para mahasiswa dan menanyakan daerah asal mereka. Bapak Presiden mengaku terkejut, ternyata santri-santri atau mahasiswa Gontor berasal dari Sabang sampai Merauke, bahkan ada yang berasal dari luar negeri.

“Alangkah membanggakannya, ternyata di Indonesia ada pesantren yang tidak hanya bersifat nasional, tapi juga internasional,” ungkap Bapak Presiden RI waktu menyampaikan sambutannya di acara Resepsi Kesyukuran.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pondok Modern Darussalam Gontor atas kontribusinya terhadap bangsa dan negara. “Saya ingin berterima kasih karena di Indonesia ada Gontor,” kata Bapak Joko Widodo di hadapan seluruh Keluarga Besar Pondok Modern Darussalam Gontor dan para tamu undangan.

Kehadiran Presiden RI di penutup acara Peringatan 90 Tahun melengkapi rasa syukur Pondok Modern Darussalam Gontor di usianya yang sudah mendekati satu abad ini. Pimpinan Pondok, K.H. Hasan Abdullah Sahal mengucapkan selamat datang kepada Bapak Presiden RI dan berterima kasih atas kesediaannya berkunjung ke Gontor. Kunjungan Presiden Joko Widodo ini melengkapi deretan semua Presiden RI yang sudah lebih dahulu menginjakkan kaki di Gontor dimulai Presiden Soekarno. Dengan demikian, patut disyukuri karena tak satu pun Presiden RI yang belum pernah bersilaturahim ke Gontor.

“Kehadiran Bapak Presiden RI ke Gontor sangat membesarkan hati kami dan hati anak-anak kami. Kami bersyukur pondok kami masih layak dikunjungi presiden, karena presiden-presiden sebelumnya juga telah berkunjung ke sini, dari presiden pertama, Bapak Soekarno, hingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,” kata Ustadz Hasan.

Di dalam sambutannya, Ustadz Hasan kembali menegaskan tekad Gontor untuk berjuang mendidik umat dan bangsa Indonesia agar mulia di mata Allah dan di mata bangsa-bangsa lain, sesuai dengan tema yang diusung pada peringatan kali ini, “Gontor Mengestafetkan Nilai-nilai Perjuangan untuk Kemuliaan Umat dan Bangsa”. Gontor juga akan terus berkomitmen bersama pemerintah memperjuangkan bangsa agar terbebas dari penjajah dan penjajahan.

Setelah Resepsi Kesyukuran, Presiden Joko Widodo mendapat kehormatan untuk meletakkan batu pertama pembangunan menara baru yang terletak di sebelah utara Masjid Jami‘. Peletakan batu pertama juga dilakukan Bapak Zulkifli Hasan, Bapak Pramono Anung, Bapak Hidayat Nur Wahid, Bapak Lukman Hakim Saifuddin, dan terakhir Pimpinan Pondok K.H. Hasan Abdullah Sahal. Menara baru ini ditargetkan selesai pada tahun 2018 nanti. Semoga Allah senantiasa memberkahi pondok kita. shah wa