Jakarta, Fabana.id– Kabar bocornya soal dan kunci jawaban mengemuka dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada jenjang sekolah menengah atas. Laporan resmi yang masuk ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Senin, 10 April 2017 kemarin, menyebut dugaan kecurangan terjadi di beberapa daerah di Sumatera dan Jawa.

Inspektur Jenderal Kemendikbud, Daryanto, menuturkan adanya empat laporan berasal dari Sumatera dan empat aduan lainnya dari Jawa. Lebih lanjut menurut Daryanto, total laporan pada hari pertama UNBK SMA/MA ini sebanyak 46 laporan.

Pemerintah sangat menyayangkan kejadian ini dan langsung menginvestigasi dugaan kecurangan tersebut.

“Ini (bocornya soal) isu yang harus segera dipastikan kebenarannya. Meskipun hanya isu, tapi cukup mengganggu. Kalau dari sisi keamanan, hampir tidak mungkin ada kebocoran soal UNBK. Itu karena, naskah soal hanya bisa dibuka dan diunduh 30 menit sebelum ujian dilakukan. Sementara laporan kebocoran soal dan kunci jawaban ini sudah masuk sejak H-1 ujian. Tapi laporan ini resmi dan kami harus menindaklanjuti,” kata Daryanto.

Daryanto menduga, soal dan kunci jawaban yang dilaporkan telah beredar bukan soal ujian, tapi materi try out.

Lebih lanjut Daryanto mengatakan adanya berbagai masalah dalam pelaksanaan UNBK seperti hambatan jaringan, pemadaman listrik, dan pemunduran jadwal. Menurut dia, dari 46 laporan tersebut sebanyak 17 laporan berupa aduan. Sedangkan aduan lainnya berupa saran dan kritik. (F/ALT).