sumber: britainfirst.org

sumber: britainfirst.org

Kita tahu bahwa zaman berkembang dengan pesat. Kemajuan teknologi dan sains luar biasa. Namun orang tua sekarang dalam mendidik putra putri mereka perlu ilmu dan penanganan yang serius, supaya tumbuh menjadi generasi terbaik. Generasi yang membanggakan kedua orang tua kelak, berprestasi serta taat kepada syariat Allah SWT. Sungguh disayangkan melihat dunia pendidikan sekarang yang kebanyakan memiliki goal yang kurang tepat, yaitu berlomba-lomba mencari murid dengan biaya pendidikan yang mahal dengan fasilitas gedung sekolah mewah bak apartemen. Untuk itulah, sebagai upaya marketing, pihak sekolah mempublish tropi-tropi kejuaraan siswanya dalam berbagai perlombaan agar terbangun image branding di kalangan masyarakat bahwa sekolah tersebut memiliki kualitas yang mumpuni.

Generasi sekarang memang banyak melahirkan ilmuwan yang pintar namun dari segi ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya serta birrul waalidain kurang. Mereka bangga bisa ikut ajang Olimpiade Internasional Fisika dan Matematika, namun disertai dengan hilangnya sopan santun dan akhlakul karimah. Hal ini disebabkan karena kurikulum yang ada memang tidak sesuai dengan koridor ajaran Islam.

Islam memiliki kurikulum yang unik dan terbaik dalam dunia pendidikan. Kurikulum pendidikan wajib berdasarkan akidah islamiyah. Mata pelajaran serta metodologi penyampaian pelajaran seluruhnya disusun tanpa adanya penyimpangan sedikitpun dalam pendidikan dari asas tersebut.

Tujuan pendidikan adalah membentuk kepribadian Islam (syakhsiyyah islamiyyah), penguasaan tsaqofah islam dan ilmu-ilmu kehidupan (Iptek dan Ketrampilan). Sehingga melahirkan generasi terbaik yang memilki pola pikir (fikriyah) dan pola sikap (nafsiyyah) yang berkepribadian Islami (syakhsiyyah islamiyyah).

Terakhir, untuk para orang tua, saya ingin sampaikan nasehat-nasehat (baca: pesan) Luqman kepada anaknya :

  1. Jangan berbuat syirik

“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”.(Luqman :13)

  1. Dirikan shalat, amar makruf nahi munkar, dan sabar

Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah). (Luqman : 17)

  1. Jangan sombong

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri (Luqman : 18).

Oleh: Dariyanto*

Penulis adalah kontributor Fabana.id, tinggal di Kediri, Jawa Timur.