Kepala Dinas Olahraga Kaltim, Sirojuddin juga menyampaikan keluhan pengelolaan SKOI. Ia menuturkan bahwa sudah dua tahun terakhir ini SKOI tidak mengadakan try out.

Fabana.id-Jakarta. Para siswa siswi Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) Kalimantan Timur mengadukan beberapa persoalan di SKOI kepada Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah, pada Sabtu (5/5) di Kompleks SKOI Stadiun Palaran Samarinda. Mereka mengeluhkan beberapa sarana yang rusak.

“Keluhan kami yang kami rasakan seperti AC di kamar rusak. Kadang air juga nggak ngalir. Lampunya juga sering padam,” ungkap Heriyana dan Anton Yus, dua orang siswa SKOI.

Kepala Dinas Olahraga Kaltim, Sirojuddin juga menyampaikan keluhan pengelolaan SKOI. Ia menuturkan bahwa sudah dua tahun terakhir ini SKOI tidak mengadakan try out.

“Sudah dua tahun ini try out anak-anak SKOI tidak ada. Ini karena tidak ada anggaran. Mohon diperjuangkan Bu Hetifah kepada Pemerintah Pusat,” kata Sirojuddin.

Sirojuddin juga menyampaikan bahwa saat ini pengelolaan SKOI di Kaltim di bawah Dinas Pendidikan. Ia berharap agar pengalihan kewenangan pengelolaan ini tidak membuat prestasi olahraga Kaltim menurun.

Hal yang sama juga dikemukakan Agus Setia Nur. Ia mengakui bahwa air yang ada di mess SKOI kadang mengalami gangguan. Terkait desifit anggaran yang terjadi di Kaltim, menurut Agus hal tersebut juga berpengaruh pada pengelolaan SKOI.

Mendengar keluhan itu, Hetifah berjanji akan menyampaikan masalah ini kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Saya akan sampaikan masalah ini untuk ditindaklanjuti. Saya juga sampaikan perlu penambahan fasilitas ruang belajar dan IPTEK. Juga try out. Anak-anak jangan cuma terus berlatih tapi tidak pernah try out,” kata Hetifah di depan siswa SKOI.

Menurut Hetifah, para siswa-siswi SKOI adalah pahlawan olahraga Kaltim dan Indonesia. Ia juga mengapresiasi raihan prestasi altet Kaltim yang sudah dicapai selama ini. Ia berharap agar prestasi ini terus ditingkatkan.