arab saudiMenurut Ibnu Khaldun, sosiolog Muslim berpengaruh, seperti yang dikutip oleh Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan adalah faktor utama yang membangun peradaban maju.

Kita melihat peradaban Islam bisa maju karena setiap ilmuwan yang berada dalam kawasan jazirah Arab secara serius dan sistematis mengembangkan ilmu pengetahuan yang berkontribusi langsung terhadap kehidupan masyarakat pada waktu itu.

Kemajuan dalam bidang kedokteran dan kesehatan, misalnya, menjadikan masyarakat Muslim relatif menikmati hidup sehat. Pun, kemajuan dalam bidang teknologi menjadikan mereka maju beberapa tahap dari masyarakat dalam komunitas lain.

Akan tetapi majunya ilmu pengetahuan suatu bangsa tidaklah bisa muncul secara tiba-tiba. Hal ini memerlukan komunitas yang concern dalam mengembangkan dan menyebarkan ilmu pengetahuan.

Dalam bentuk lain, perlu jejaring keilmuan yang kuat di seantro negeri, sehingga segala bentuk penemuan baru bisa cepat diketahui dan diterapkan oleh masyarakat dari daerah lain. Tentunya hal ini memerlukan media yang menghantarkan informasi ke seluruh penjuru negeri.

Dalam kasus peradaban Barat, misalnya, perubahan signfikan yang ditandai dengan terbentuknya zaman pencerahan (reniassance) mendapat sokongan dari penemuan mesin cetak sekitar tahun 1440 oleh Johannes Gutenberg di kota Mainz, Jerman. Gutenberg menciptakan sebuah metode pengecoran potongan-potongan huruf di atas campuran logam yang terbuat dari timah.