Fabana.id- Balikpapan– Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur-Kalimantan Utara Hetifah telah resmi ditunjuk fraksi Partai Golkar menjadi wakil ketua Komisi X DPR RI. Ucapan selamat pun mengalir deras, salah satunya dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan, Muhaimin.

“Berita bahagia, bahwa Bu Hetifah dalam beberapa hari ke depan ini akan dilantik sebagai pimpinan komisi X. Ini angin segar, sampaikan semua curhat ke ibu.
Saya salut ke ibu Hetifah, beliau ini selalu rajin turun ke bawah untuk memperjuangkan masyarakat Kaltim”, kata Muhaimin dalam diskusi “Perlindungan Profesi”, Minggu, (25/3 2018) di SMPN 1 Balikpapan.

Dihadapan Hetifah, Muhaimin menyampaikan bahwa anggaran pendidikan Balikpapan telah memenuhi mandatory spanding 20 persen dari APBD. Namun, untuk kesejahteraan guru masih sangat bergantung pada kemampuan keuangan daerah.

“Dana bos SMP 850 ribu, kalau SD 500 ribu, sangat tidak cukup. Jadi tiap bulan kita masih kekurangan. Solusinya dana bos sebaiknya dinaikkan. Kementerian Pendidikan bilang kalau akan dinaikkan, tapi belum juga realisasi. Anggaran itu akhirnya jadi beban APBD Kota.

Hetifah yang hadir dalam diskusi itu menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan guru-guru honorer K2 yang telah diangkat menjadi PNS. Menurutnya negara harus hadir demi keadilan guru.

“Negara wajib hadir dan memberikan keadilan”, kata Hetifah.