Salah satu sifat semut yang seringkali banyak diamati, yakni semut selalu berhenti sejenak ketika bertemu atau berpapasan dengan semut lainya. Sesungguhnya saat para semut berpapasan dan mengadukan kepalanya satu sama lain hakikatnya adalah mereka sedang berkomunikasi atau dengan bahasa lainya sedang bertegur sapa.

FABANA.id. Gelas sisa seduhan kopi tergeletak diatas sebuah meja, tampak bahwa gelas tersebut sudah lama ditinggalkan oleh si empunya. Sebenarnya kopi yang ada didalamnya belum sepenuhnya habis, namun jika diperhatikan seksama gelas itu dikerubuti oleh pasukan semut yang hendak mencari makan. Semut-semut tersebut berwarna hitam, kecil dan terlihat mereka sangat menyukai makanan yang sedang ditemukanya.

Perlahan saya coba telusuri darimana datangnya pasukan semut ini, sehingga mereka tahu bahwa di tempat ini tersedia makanan. satu persatu semut yang menghampiri gelas silih berganti berdatangan dari arah yang sama. Jalur yang dilalui oleh semut-semut itu berada pada koridor sama, yakni berasal dari sebuah lubang kecil dipojokan lantai dekat meja.

Semakin diperhatikan jumlah semut yang datang semakin banyak, mungkin saja bisa sampai ratusan ekor. Bermaksud mengerjai si semut dengan mengambil gelas yang tergeletak tadi dan coba memindahkannya ke tempat lain. Sontak kemudian para semut-semut tadi berusaha lari dan membubarkan diri, pertanda bahwa akan ada ancaman sedang menghampiri.

Unik sekali memang sifat semut tersebut, mereka sadar benar bahwa dengan tubuhnya yang kecil, bukan tidak mungkin mereka akan dengan mudah mendapat serangan dari makhluk lainya. Tentunya mereka datang tanpa diundang untuk menghampiri makanan yang mengandung gula dan memilik rasa manis. Entah sejak kapan semut-semut kecil hitam itu memiliki sifat demikian, mereka lebih menyukai makanan-makanan yang mengandung gula serta manis rasanya. Bahkan ada peribahasa yang dengan jelas mengatakan “ada gula ada semut”.

Tentunya binatang bernama semut ini tidak dapat dipandang remeh oleh semua orang, nama semut sendiri selain di abadikan sebagai sebuah peribahasa, Namanya juga dijadikan nama salah satu surah di Al Qur’an, yaitu surah An-Naml. Dinamakan An-Naml (semut) karena pada ayat 18 dan 19 surah ini berisikan tentang kisah seekor pemimpin semut yang menginstruksikan anak buahnya untuk segera masuk sarang karena nabi Sulaiman as dan tentaranya akan melewati tempat itu.

Semut telah menguasai hampir seluruh bagian tanah di bumi, semut dikenal dengan koloni dan sarang-sarangnya yang teratur, yang terkadang terdiri dari ribuan semut per-koloni. Jenis semut dibagi menjadi semut pekerja, semut pejantan, dan ratu semut. Semut yang dikenal memiliki solidaritas dan ukhuwah yang tinggi antar sesamanya merupakan salah satu spesies serangga tercanggih di muka bumi, hampir tidak ada serangga yang sekuat semut.

Bahkan dari beberapa literatur, ada yang mengatakan bahwa semut telah bertahan selama 6 juta tahun karena mereka diberi karunia oleh Allah untuk mampu beradaptasi dengan baik dimana pun mereka tinggal. Semut juga merupakan binatang dengan otak paling besar proporsinya jika dibandingkan dengan keseluruhan tubuhnya, Sehingga menyebabkan semut dikenal sebagai binatang serangga yang paling pintar daripada serangga-serangga lainya.

Salah satu sifat semut yang seringkali banyak diamati, yakni semut selalu berhenti sejenak ketika bertemu atau berpapasan dengan semut lainya. Sesungguhnya saat para semut berpapasan dan mengadukan kepalanya satu sama lain hakikatnya adalah mereka sedang berkomunikasi atau dengan bahasa lainya sedang bertegur sapa.

Selain itu, karena semut merupakan serangga koloni yang mengikuti arah yang diberikan. Maka koloni semut itu sama seperti kerajaan, ada ratu, ada pejantan dan ada semut pekerjanya. Nah yang mencari makan untuk koloni adalah semut pekerja, jika ada satu semut pekerja yang menemukan sumber makanan maka semut tersebut akan memberikan tanda berbau khas dari tubuhnya pada jalan yang ia lewati menuju ke sumber makanan tersebut.

Semut-semut pekerja yang lain akan mengikuti tanda pada jalan tersebut ke sumber makanan. Oleh sebab itu jika semut sedang bekerja pasti dalam satu garis barisan. Biasanya semut pekerja hanya mampu bertahan hidup selama 45-60 hari, berbeda dengan sang ratu semut yang bisa hidup hingga berumur 20 tahun. Dan ketika sang ratu mati, koloni semut tersebut hanya bisa bertahan beberapa bulan serta tidak lama akan lenyap.

Dari sifat-sifat yang ditunjukkan semut, harusnya manusia dapat mengambil pelajaran bahwa:

1. Semut adalah binatang yang hidup berkelompok dan bersama serta selalu bekerjasama. Semut adalah binatang yang tidak hidup dengan pola kesendirian atau individualisme. Semut menyadari akan kondisinya yang kecil dan lemah.

Namun, kebersamaan dan kerjasama dapat membuatnya menjadi binatang yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Seekor gajah yang memiliki ukuran lebih besar sekalipun, jika diserang semut secara bersama akan mati mengenaskan. Semut, dengan kebersamaannya sekalipun fisiknya kecil, namun mereka bisa saling membantu satu sama lain.

2. Semut merupakan binatang yang selalu hidup damai dengan sesamanya dan tidak pernah berkelahi. Bahkan, mereka saling memberitahu satu sama lain jika memperoleh makanan, Begitulah harusnya kerukunan hidup yang perlu dicontoh oleh manusia dari seekor semut.

3. Semut juga merupakan binatang yang selalu bertegur sapa dan bersalaman ketika bertemu dengan lain. Sama halnya dengan seekor semut, manusia juga hendaknya saling tegur sapa dan memberi salam kepada satu sama lain.

4. Semut adalah binatang yang kreatif dan selalu bergerak, Semut dikenal pula sebagai binatang yang tidak kenal lelah, dan tidak suka bermalasan apalagi berpangku tangan.

5. Semut adalah binatang yang sangat informatif, suka berbagi dan tidak rakus serta suka menang sendiri. Jika seekor semut menemukan makanan, maka dengan cepat ia akan menyebarkan berita tersebut kapada yang lain. Janganlah manusia rakus dan punya sikap tidak mau berbagi dengan saudaranya yang lain, yang juga sama membutuhkan.

Sungguh banyak sekali pelajaran hidup yang coba dicontohkan oleh Allah kepada manusia melalui semut. Semoga kita dapat mengambil hikmah dari ini semua.