“Glorious… Glorious…! Bisa, Luar Biasa, 10 Windu Jihad Kita, Allahu Akbar”

Sebelas tahun yang lalu, pekikan kalimat di atas menggaung seantero jagad bumi Darussalam. Kalimat itu keluar dengan serempak dan seirama. Ibarat pemain bola, kalimat tersebut adalah ‘mantra’ bagi para pemain untuk berlaga di rumput hijau.

Namun, bagi anak-anak yang saat itu berusia rata-rata 18-19 tahun, kalimat tersebut sebagai ‘mantra’ dalam menempuh perjuangan di Pondok Modern Darussalam Gontor. Siapa saja, yang pernah merasakan pendidikan di Gontor, walau hanya 2 tahun, atau bahkan ada yang terpaksa cukup 3 bulan saja. Akan merasakan betapa ketatnya menjadi lulusan Gontor.

Bagi kelas Adi (masuk Gontor pakai ijasah SD.red), dapat lulus selama 6 tahun adalah perjuangan yang tidak ternilai harganya. Apalagi bagi kelas Taksifi (masuk Gontor pakai ijasah SMA/SMA.red) dapat lulus dari Gontor saja sudah Alhamdulillah, meskipun harus ditempuh selama 6 tahun.

Dan, setelah melewati itu semua, setelah berhasil keluar dari ‘Rahim Ibu’ Gontor. Berapapun lamanya belajar, akan menjadi masa yang paling indah, masa-masa yang tidak akan pernah terlupakan oleh siapa saja. Baik Adi maupun Taksifi, baik Proletar atau pun OPPM/Koord, baik insan furuk maupun insan pusat. Baik yang bebas pengabdian ataupun yang mengabdi di pelosok desa. Insan firqoh, insan quwah, insan syu’bah, insan gholat, insan muthi, insan sirrir, insan baqoyat, insan siqoh dan semua predikat insan yang pernah antum dapatkan selama di Gontor.

Oh… Pondok ku… Engkau Berjasa, Pada Ibu ku Indonesia.

Oh Pondok ku.. I…. Bu… Ku…

Kalimat itu, begitu menghujam tajam dalam jiwa. ‘Sang Ibu’ yang sudah susah payah mendidik dan menjaga anak-anaknya tidak akan pernah lupa untuk mendoakan anak-anaknya. Kasihnya pada kita, tak terhingga sepanjang masa, hanya memberi tak harap kembali. Bagai sang surya menyinari dunia.

Namun, kadang kala. Karena berbagai kesibukan yang padat, sang anak lupa untuk sekadar mengucapkan “apa kabar bunda?” apalagi bertatap muka dan bertemu dengan para saudara-saudaranya.

Mumpung masih ada waktu, mumpung nafas masih dikandung badan, yuuk kawan kita sempatkan waktu kita untuk bertatap muka dengan saudara-saudara seperjuangan. Saudara-saudara ‘Seibu’ dan seperguruan dalam moment Halal Bi Halal Marhalah 10 Windu, angkatan 680.

“Insya Allah rencana Halal Bi Halal ini akan dilaksanakan pada tanggal 21 Syawal 1438 H, yang bertepatan dengan tanggal 15 Juli 2017. Acara akan dilaksanakan mulai pukul 09.00 sampai selesai di Pondok Modern Darul Muttaqien Jabor Mekar-Parung Bogor,” jelas Toyib Ridwan, ketua panita Halal Bi Halal Alumni 10 Windu kepada Fabana.id (21/6/2017).

Sebagai informasi, Semalam (20/6/2017), perwakilan dari berbagai kalangan dari Alumni 10 Windu berkumpul di kediaman Averus Rodja di komplek Pondok Modern Darul Muttaqien, Parung Bogor. Acara dihadiri oleh Mark Mubarok, Rusdi Ridho, Luxman Murobby, Seto Setiyo Putro, Farhansyah dan Toyib Ridwan serta beberapa tamu kehormatan ahlul baet.

Kepanitiaan terdiri dari: Wakil ketua: Khotib Nadhori, Bendahara: Mustaqim, Sekretaris: Rusdi Ridho dan Seto Setiyo Putro. Dokumentasi: Fahad Aminuddin, Penanggung Jawab Bola: Farhansyah, Konsmsi: Triyadi, Qori: Mustaqim dan Doa; Ridho Rahman.

Rencananya, acara yang akan di hadiri oleh seluruh angkatan Alumni 10 Windu yang tersebar di seluruh Nusantara hingga Mancanegara ini, akan diisi dengan peluncuran Yayasan 10 Windu yang diketuai oleh Ismunarso.

Selanjutnya adalah pengukuhan rekening Yayasan Wakaf 10 Windu dan yang terakhir adalah Grand Launching Fabana.id, yaitu media portal pendidikan berbasis wakaf pertama di Indonesia yang dikelola secara professional oleh lulusan pondok pesantren dengan cita rasa global.

“Bagi kawan-kawan Alumni 10 Windu yang akan hadir, bisa menghubungi penanggung jawab masing-masing wilayah. Untuk wilaya Jakarta narahubungnya Farhansyah, wilayah Bogor narahubungnya Luxman Murobbi, wilayah Bekasi narahubungnya Lalu Reza dan Nafis Agung, wilayah Bandung narahubungnya Heri Sugiatna dan Andriana, wilayah Banten narahubung Munib Karim,” sambung Rusdi Ridho.

Save the date, La Tansa hadir naam…