Program Musik Edukasi adalah sebuah konsep pembelajaran yang ide dasarnya dikembangkan oleh Letto sebagai bentuk upaya Letto berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk menumbuhkan generasi yang berpikir aktif, kreatif, teliti dan berdaulat atas dirinya.

Berdakwah Lewat Musik

Fabana.id. Judul Nada dan Dakwah pertama kali muncul pada film garapan sutradara kondang Almarhum Chaerul Umam pada tahun 1991. Film bergenre drama Islami tersebut dibintangi oleh para public figure ternama di negeri ini. Yaitu, Rhoma Irma, Ida Iasha Deddy Mizwar dan KH Zainuddin MZ.

Judul tersebut kembali berkibar ketika Rhoma Irama sering mengisi program ‘Nada dan Dakwah’ di Indonesia. Sebuah konser musik khas sang Raja Dangdut dengan Soneta Grupnya yang menyampaikan ajaran agama Islam lewat sebuah lagu. Kira-kira begitu makna dibalik program Nada dan Dakwah.

Sebelum Indosiar diakusisi oleh  PT. Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek Group), Program Nada dan Dakwah merupakan salah satu program unggulannya. Setidaknya ketika musim Ramadhan tiba. Seingat penulis, program tersebut merupakan program yang setiap bulan Ramadhan selalu tayang.

Dan, baru-baru ini pada 1 September 2017, bertepatan dengan Hari Raya Idhul Adha 10 Dzulhijjah 1438 H. Program berjudul ‘Nada dan Dakwah’ kembali muncul di Indosiar. Dan benar saja, yang menjadi bintang tamu utamanya adalah Soneta Group dengan vokalis legendarisnya Rhoma Irama.

Bintang tamu binaan Indosiarpun dimunculkan, diantaranya adalah Fildan DA, Lesti DA, Putri DA, Iis Dahlia, Cita Citata, Rita Sugiarto, Duo Alfin dan berbagai bintang tamu lainnya.

“Ya, ini adalah penampilan saya di Indonesia setelah delapan tahun tidak manggung lagi di Indosiar,” jelas Rhoma Irama ketika ditanya oleh MC Nada dan Dakwah Ramzi.

Jika program Nada dan Dakwah berdakwah lewat panggung-panggung di layar kaca, maka anggota band musik bernama Letto juga turut menyebarkan ‘nada dan dakwah’ nya lewat pintu-pintu sekolah. Lewat sebuah program Musik Edukasi, Letto menyebarkan nilai-nilai kebaikan lewat musik kepada generasi muda Indonesia.

Bagi Letto, generasi muda seperti bara api yang menerangi. Tumbuh menjadi pelita yang menyinari. Menjadi api yang mengenal batas dan mengenal diri. Menerangi tanpa membakar, menjadi tanpa membebani.

Program Musik Edukasi adalah sebuah konsep pembelajaran yang ide dasarnya dikembangkan oleh Letto sebagai bentuk upaya Letto berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk menumbuhkan generasi yang berpikir aktif, kreatif, teliti dan berdaulat atas dirinya.

Dalam kanal Youtube resminya, Letto menjelaskan bahwa musik dalam Musik Edukasi tidak ditempatkan sebagai bentuk pertunjukkan kesenian namun lebih berperan sebagai pelumas dalam mengantarkan pemahaman.

Musisi sekaligus pemilik Sekolah Alam Kandank Jurank Doank tampil pada Musik Edukasi Bangga Menjadi Anak Indonesia di Kandank Jurank Dik Doank di kawasan Jurang Mangu, Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu (5/8). (ANTARA/Teresia May)

Tercatat, sejak tahun 2012 Program Musik Edukasi telah dilaksanakan di lebih dari 50 sekolah di Jakarta, Bogor, Bekasi, Purworejo, Kebumen dan Tasikmalaya. Adapun tema-tema besar yang diangkat antara lain: Bangga Menjadi Anak Indonesia, Kreativitas Tanpa Batas dan Generasi Kreatif.

Salah satu kegiatan Musik Edukasi yang dilaksanakan adalah di Sekolah Alam Kandank Jurank Doank. Dalam kegiatan tersebut Letto bersama APP mewakafkan ratusan Al Quran kepada Sekolah Alam Kandank Jurank Dik Doank.

Semakin Tenar Semakin Bertanggung Jawab

Baik Soneta maupun Letto merupakan contoh bagi para karyawan (orang yang berkarya) baik itu di bidang seni musik, seni tulis, seni lukis, seni peran dan karya-karya lainnya. Semakin tinggi popularitas, ketenaran yang didapat maka semakin besar pula tanggung jawab sosial yang diemban.

Tentunya, bentuk tanggung jawab pada sosial tersebut diaplikasikan sesuai dengan kemampuan dan lewat caranya masing-masing. Kita positif saja, bahwa bentuk tanggung jawab sosial itu, Rhoma Irama sang pentolan Soneta Group masuk ke ranah politik dengan mengibarkan Partai Islam Damai Aman (Idaman).

Duta Baca Najwa Shihab (kanan) dan Vokalis band Letto Noe (kiri) (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

Sementara Letto dan beberapa anggotanya, mulai blusukan ke pelosok-pelosok negeri untuk belajar bersama dengan berbagai lapisan masyarakat di Indonesia. Di berbagai kanal media sosialnya juga tidak sedikit yang mengundangnya di berbagai acara off air.

Diantaranya, adalah menjadi narasumber di acara “Roadshow Perpustakaan Nasional 2017”  dengan tema “Mewujudkan Indonesia Cerdas Melalui Peningkatan Budaya Baca dan Indeks Literasi Masyarakat” di Perpustakaan Daerah Kota Magelang, Jateng, Sabtu (26/8/2017).

 

Foto: Fanpage Letto