Meningkatkan produktivitas kerja memang membutuhkan strategi tertentu yang cocok dengan gaya kita masing-masing. Kita perlu mencoba beragam cara sehingga kamu dapat menemukan cara yang cocok untuk lebih produktif.

FABANA.id. Multitasking, banyak metode, pikiran yang negatif dan emosi yang tidak stabil. Sdalah beberapa penyebab dari pekerjaan yang tidak produktif.  Nah, supaya bisa tetap produktif bekerja, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan dalam berbagai bidang pekerjaan:

1. Kenali Potensi Diri
Setiap orang memiliki cara tersendiri agar dapat produktif dalam bekerja. Beberapa orang mampu untuk fokus selama berjam-jam dalam menyelesaikan pekerjaan, sementara beberapa orang yang lain justru harus menyelingi pekerjaannya dengan istirahat selama kurun waktu tertentu.

Cobalah untuk mengenali diri kita terlebih dahulu, sehingga kita pun akan mengetahui cara tepat yang dapat dipakai dalam mengejar produktivitas bekerja.

2. Planning dan To-Do List
Mulai membiasakan diri untuk merencanakan sebuah perkerjaan. Melakukan perencanaan adalah hal yang penting. Caranya bisa dimulai dengan membuat semacam List to do yang berisikan pekerjaan yang harus dilakukan. Dengan begitu, pekerjaan kita akan lebih terarah dan tahu langkah pertama yang harus dilakukan.

3. Prioritas
Sebagai orang yang produktif, pasti pekerjaan akan selalu ada dan menumpuk. Akan selalu ada pekerjaan yang harus diselesaikan sesegera mungkin dengan deadline yang sangat singkat. Stress, menangis, atau marah tidak akan membantu Kita dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut. Pekerjaan tersebut tidak akan selesai jika Kita tidak mulai bergerak mengerjakannya.

Dengan membuat prioritas bisa menjadi langkah yang baik dalam memulai pekerjaan. Buatlah prioritas pekerjaan yang tingkat kepentingannya tinggi. Jika sudah terselesaikan, kita bisa menyelesaikan pekerjaan lain yang tingkat kepentinggannya lebih rendah dengan hati yang lega.

4. Temukan Passion Anda
Dengan kita menemukan passion dalam bekerja, bekerja bukan sekadar berkerja. Tapi bekerja yang sadar akan makna dan berdampak bagi masa depan bersama. Penelitian dari Wharton, profesor manajemen Adam Grant, menemukan bahwa karyawan yang tahu bagaimana pekerjaan mereka memiliki makna dan dampak positif pada orang lain tidak hanya merasa lebih bahagia daripada mereka yang tidak, namun juga jauh lebih produktif.

Tak peduli seberapa besar tujuan akhirnya — menjadi leader supply chain di dunia, misalnya — ketika kita terlibat dalam kegiatan yang penuh makna. Kita akan bekerja lebih semangat, lebih terinspirasi, puas, termotivasi, dan bahagia.

5. Weekly Review
Trik lain meningkatkan produktivitas kerja adalah dengan melakukan kaji ulang mingguan (weekly review ). Aktivitas ini mudah dilakukan karena kita tinggal membandingkan pekerjaan yang telah selesai sebelumnya dengan target atau rencana pekerjaan.

Jika target pekerjaan belum tercapai, ada baiknya kita harus mengetahui penyebabnya. Mengapa perlu? Agar di hari-hari berikutnya, kita dapat menghindari penyebab tersebut sehingga pekerjaan menjadi lebih produktif lagi.

6. Olahraga & Olahjiwa
Jam-jam kerja yang penuh tekanan membutuhkan konsentrasi tinggi sehingga tubuh menjadi lelah dan kurang fit. Hal tersebut juga berdampak pada kondisi psikis kita. Dengan memberi jeda untuk berolahraga ringan seperti sit-up, push-up atau cukup menggerakan badan supaya tubuh bisa terasa lebih rilex.

Olahraga saja kurang cukup, mens sana in corpore sano. -Dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang kuat-. Jika jiwa sudah terolah dengan baik, pantulannya akan bisa dilihat pada kondisi fisik/raga kita.

Meningkatkan produktivitas kerja memang membutuhkan strategi tertentu yang cocok dengan gaya kita masing-masing. Kita perlu mencoba beragam cara sehingga kamu dapat menemukan cara yang cocok untuk lebih produktif. Mencari yang cocok memang tidak mudah, semoga keenam langkah diatas dapat membantu kita untuk lebih produktif lagi dalam bekerja.