Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2017, UIN Antasari Banjarmasin melakukan peresmian sekaligus peluncuran logo universitas terbaru. Hal ini seiring perubahan alih status IAIN menjadi UIN.

Menurut rilis yang diterima Fabana.id, kegiatan diawali dengan rapat senat yang dihadiri oleh Rektor, Prof. Dr. H. Akh. Fauzi Aseri, MA., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. H. Sukarni, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Prof. Dr. H. Syaifuddin Sabda, M.Ag., segenap pejabat, anggota senat, dan juri lomba logo Andika Dwijatmiko. Dalam rapat senat ini, dipresentasikan 3 nominasi logo yang memenuhi kriteria dan persyaratan yang sesuai dengan visi dan misi UIN Antasari.

Andika Dwijatmiko memaparkan kelebihan nominasi terpilih. “Beberapa kriteria dalam nominasi logo UIN Antasari mencerminkan syarat logo yang baik, diantaranya original and distinctive (khas, unik, dan berbeda), legible (memiliki tingkat keterbacaan tinggi), simple (mudah ditangkap dan dimengerti dalam waktu singkat), memorable (mudah diingat), easily associated with the company (terhubung dengan citra universitas), easily adaptable for all graphic media (mudah diaplikasikan ke bentuk lain pada berbagai media), serta tak kalah penting menyimbolkan Islamic universal (karakter islami yang bersifat universal) dan world class university logo sebagai perwujudan visi UIN Antasari untuk menjadi universitas yang berskala global,” ujar Andika yang juga merupakan CEO Syafa’at Marcomm.

Penyerhan hadiah kepada pemenang sayembara logo UIN Antasari.

Penyerahan hadiah kepada pemenang sayembara logo UIN Antasari. Foto: Tribunnews

Acara pengumuman pemenang dan peluncuran logo dilaksanakan di halaman gedung PSB. Akhmad Syaikhu, selaku Kasubbag Humas, mengumumkan pemenang lomba yakni juara III diraih Husnul Yaqin, juara II oleh Ridho Hendrikos, dan juara I dimenangkan Anto Wibo

Logo IAIN Antasari Banjarmasin

Logo Lama IAIN Antasari Banjarmasin

wo. Sementara itu, Rektor dalam sambutannya sangat bangga atas logo baru yang akan disandang universitas. “Apa yang kita harapkan dan siratkan ada dalam logo karya Anto Wibowo, khususnya kedekatan pada Allah SWT., sehingga ciri ini khas dimiliki UIN Antasari. Terimakasih tak lupa saya ucapkan kepada Pak Andika yang telah bersedia menyumbangkan tenaga dan pikirannya sebagai juri lomba logo. Semoga dengan adanya logo baru dapat membawa keberkahan bagi kita semua,” harap Rektor.

Logo yang terpilih sebagai pemenang memiliki bentuk yang unik dan keluar pakem dari logo yang ada sebelumnya. Desain logo terdiri dari ujung lancip yang menyimbolkan kubah masjid pada bagian atas serta simbol aliran sungai dan pena ilmu pengetahuan di bagian bawah. Pada bagian tengah terdapat lambang atom berwarna kuning sebagai manifestasi IPTEK sekaligus dimaknai sebagai bumi. Menurut penilaian dewan juri, logo baru memiliki cita-cita tinggi untuk mengantarkan UIN Antasari menjadi universitas kelas dunia yang dapat menyejajarkan diri dengan universitas terkemuka lainnya.

Anto Wibowo, sang kreator logo yang kini tinggal di Jakarta ini, menyatakan harapan terhadap UIN Antasari Banjarmasin yang akan menggunakan logo karyanya. “Saya berharap semoga UIN Antasari memperoleh ciri dan identitas yang baik serta positif dalam semangat dan dinamika baru pada proses pembelajaran di universitas,” pungkas pria yang pernah menjuarai lomba desain logo APEC ini.

Sumber: iain-antasari.ac.id