Author: Yulian Ma'mun

Kisah dari Kampung Arab Pekojan (Bagian 3)

Pada tulisan sebelumnya, kita mengunjungi Masjid An Nawier. Di Pekojan, selain An Nawier ada lagi beberapa masjid yang tak kalah menarik dikunjungi Langgar Tinggi 500 meter ke arah timur Masjid An Nawier, berdekatan dengan Kantor Polisi Pekojan dan bersisian dengan Kali Angke, kita menemui Langgar Tinggi. Sesuai dengan namanya, langgar ini setinggi dua lantai. Hanya saja, akibat peninggian jalan, bagian bawah langgar sekarang berada lebih rendah dari jalan. Lantai atas untuk shalat sedangkan bagian bawah jadi tempat tinggal dan deretan toko minyak wangi dan peralatan shalat. Dulu, para pedagang yang menyisir kali dengan rakit kerap mampir di sini untuk...

Read More

Kisah dari Kampung Arab Pekojan (Bagian 2)

Masjid An Nawier, Pemuda yang Membetulkan Arah Kiblat Menjelajahi Pekojan seperti menerabas ke masa silam. Jalan yang sempit dan gang sempit dengan pemukiman yang berdempetan satu sama lain. Masih ada juga rumah-rumah gaya lama ala Betawi, Tionghoa, Arab atau campuran dari semua etnik tersebut. Keberadaan beberapa masjid bersejarah makin membuat Pekojan mempesona untuk dijelajahi. Napak tilas kita mulai dari Masjid Jami’ Annawier yang berdiri tahun 1760, atau lebih dikenal dengan sebutan Masjid Pekojan. Bermula dari sebuah surau kecil, seiring dengan semakin ramainya kampung ini jama’ah pun kian bertambah. Wakaf tanah dari Syarifah Fathimah pada tahun 1897 membuat masjid ini...

Read More

Kisah dari Kampung Arab Pekojan (Bagian 1)

Kali selebar 5 meter itu perpanjangan dari Kali Angke di sebelah Barat Jakarta. Warna airnya hitam pekat agak keunguan, seperti oli bekas dari mesin sepeda motor. Sungai ini pun beraroma tak sedap akibat berbagai limbah yang berasal dari seantero Jakarta. Tapi anehnya, tetap saja ada makhluk air kecil yang berkecipak membuat riak kecil di permukaan sungai. Entah itu ikan kecil atau kutu air mungil yang sedang berloncatan. Di tepian kali inilah—berseberangan dengan Jalan Pangeran Tubagus Angke, Jakarta Barat—terletak Kampung Arab Pekojan. Dulu perkampungan ini merupakan tempat tinggal masyarakat Batavia keturuan Arab dan India. Tidak jauh dari sini, terdapat Glodok...

Read More

Shkodran Mustafi: Saya Tak Minum Alkohol

Pemain sepak bola besar biasanya identik dengan gaya hidup glamor, seperti menegak anggur atau sampanye mahal, bergonta-ganti pasangan, dan melakukan seks bebas. Namun premis itu ternyata tak berlaku untuk bek baru Arsenal, Shkodran Mustafi. Shkodran Mustafi, pesepakbola berkewarganegaraan Jerman ini bermain untuk klub Arsenal. Bermain pada posisi bek, ia diboyong dari klub terdahulunya, Valencia dengan nilai transfer 35 juta pound sterling atau setara dengan Rp 616 miliar. Dalam wawancara dengan laman The Sun, bek berdarah Albania kelahiran Jerman itu mengaku tak pernah sekali pun menegak minuman beralkohol dalam hidupnya. Hal itu dilakukan karena dia adalah muslim yang taat. Mustafi...

Read More

Indonesia (Juga) Punya Museum Nasional

Status gedung putih berpilar enam tiang klasik di teras utamanya ini tidak main-main: Museum Nasional. Dengan kata lain gedung yang terletak di Jalan Merdeka Barat, tepat di seberang Monas tidak jauh dari Istana Negara ini adalah museum utama negara Indonesia. Dialah yang menyimpan koleksi sejarah peradaban negeri ini. Derajatnya setara dengan Rijksmuseum Amsterdam, Museum Nasional Tokyo, Louvre di Prancis atau Cairo Museum empunya mumi Fir’aun. Museum Nasional Republik Indonesia (selanjutnya disebut Mu-Nas) janganlah ditanding dengan Louvre yang jadi latar belakang kisah novel the Da Vinci Code. Museum di jantung negeri Prancis ini adalah museum paling banyak pengunjungnya di dunia...

Read More

Citifin Multifinance Syariah

Simple, Meaningful