Fabana.id: Ruang untuk menuangkan gagasan dan pikiran tentang pendidikan. Sebuah ikhtiar kita bersama untuk mewujudkan kualitas pendidikan yang seyogianya melahirkan manusia yang adil dan beradab.

Membangun Peradaban Yang Beradab

Selama ini, manusia hanya kenal peradaban itu hanya sebatas fisiknya. Bangunnya yang megah, teknologinya yang advance hingga cara pandang hidup manusia yang serba wah. Namun, esensi dari peradaban tidak dilihat. Yaitu menjadi pribadi yang lebih beradab.

Kita perlu belajar banyak dengan para manusia zaman dahulu, kepada bangsa ‘Ad dengan Iroma Dzatil ‘Imad nya di era Nabi Hud. Sebuah peradaban dengan gedung-gedung pencakar langit yang kualitas bangunannya disebut tidak tidak ada duanya di bumi.

Atau kepada bangsa Tsamud di era Nabi Sholeh, yang diberi anugerah yang melimpah untuk menyulap bebatuan menjadi bangunan yang indah dan megah. Kita juga perlu belajar kepada Fir’aun di masa Nabi Musa dan Harun. Segala kekuasaan dan kewenangan yang dimilikinya, seolah tidak ada Tuhan selain dia. Seolah jika ada Tuhan, Fir’aun adalah kompetitornya.

Kita juga perlu belajar kepada bangsa Saba pada era Nabi Sulaiman. Sebuah bangsa yang segala pasokan makanan dan minumannya tidak terbatas, ditandai dengan kebun-kebun yang mengeliling wilayah Saba. Saking makmur dan sejahteranya, Allah menyematkan tanda baldatun toyyibatun wa robbun ghofur dalam kisah bangsa Saba.

Namun, semua peradaban bangsa-bangsa tersebut lenyap juga. Hanya disisakan sedikit oleh Allah sebagai pembelajaran bagi manusia-manusia sesudahnya. Namun, saking jauhnya jarak bangsa-bangsa itu dengan masa sekarang. Seolah kisah-kisah tersebut hanya sebatas dongeng dalam sebuah cerita drama fiksi.

Tidak, itu bukan dongeng, bukan pula cerita fiksi. Semua kisah bangsa-bangsa zaman dahulu tersebut adalah sebuah proses pembelajaran bagi kita manusia modern abad 21. Bahwa secanggih dan sehebat apapun peradaban yang dibangun, jika manusianya tidak beradab maka kita berlindung kepada Allah dari segala azab Nya.

Saking pentingnya adab ini, para founding fathers negeri ini sudah merumuskan pembangunan manusia yang adil dan beradab. Kualitas manusia yang adil dan beradab ini merupakan kunci sukses untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh bangsa.

Hanya saja, kita sadari bersama sistem pendidikan yang menjadi sebuah tempat untuk melahirkan manusia yang adil dan beradab masih sangat jauh dari harapan. Kita mulai kehilangan arah dan tujuan atas pendidikan.

Seakan, pendidikan era sekarang sudah menjadi bagian dari industri dengan pangsa pasarnya yang tidak terbatas dan dibutuhkan sepanjang zaman. Ruh pendidikan untuk membentuk pribadi yang berbudi tinggi pun perlahan mulai pudar.

Hubungan guru dengan murid tidak lagi berdasarkan suhbatul ustadzi (persahabatan antara guru dengan murid) melainkan berdasarkan antara penjual dan pembeli. Jika pada prinsip dasar pendidikan ini saja kita sudah abaikan, apakah mungkin terwujud peradaban yang beradab?

Fabana.id bermaksud menjadi tempat sharing bagi sahabat dan kawan-kawan seluruh penjuru tanah air. Untuk bersama-sama mewujudkan kualitas pendidikan yang seyogianya melahirkan manusia yang adil dan beradab.

Core Values

R

Sidik

Karya tulis yang disajikan dapat dipercaya dan dipertanggung jawabkan

R

Tablig

Lewat Sedekah Inspirasi, saling berbagi dan bersinergi.
R

Amanah

Menjadikan wakaf sebagai instrument pemberdayaan
R

Fatonah

Mengelola lembaga/entitas secara professional dan berkelanjutan.